Ngobrol Bareng Miranty #Eps 2
BERI FEEDBACK TANPA BIKIN BAPER
Memberi feedback seharusnya membantu bertumbuh, bukan membuat suasana kerja jadi canggung atau melukai perasaan. Namun di banyak tempat kerja, feedback sering disalahartikan sebagai kritik pribadi, sehingga memicu defensif, baper, bahkan konflik tersembunyi. Video ini mengulas cara menyampaikan feedback secara jujur, jelas, dan berempati—tanpa mengurangi pesan, tanpa menjatuhkan harga diri, dan tetap menjaga hubungan profesional.
Melalui contoh sederhana dan refleksi praktis, video ini mengajak kita membangun budaya kerja yang aman secara psikologis, di mana feedback dipandang sebagai alat belajar, bukan serangan. Bagaimana pengalaman Anda menerima atau memberi feedback di tempat kerja? Tulis pendapat Anda di kolom komentar, dan bagikan video ini ke rekan kerja agar budaya feedback yang sehat bisa tumbuh bersama.
