Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. Manifestasi klinis leptospirosis mirip penyakit infeksi lain, seperti demam dengue, malaria dan penyakit demam akut (acute febrile illness) lain sehingga menyebabkan misdiagnosis. Leptospirosis memiliki masa inkubasi 7 - 14 hari. Manifestasi klinis yang beragam dan gejala klinis yang bervariasi menyebabkan sulitnya diagnosis penyakit ini. Sedangkan diagnosis laboratorium membutuhkan peralatan khusus
dan kemampuan tenaga yang terlatih. Keterlambatan diagnosis dan pengobatan dapat menyebabkan kematian penderita.
Diagnosis Leptospirosis berdasarkan pada gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium. Pemilihan jenis sampel dan metode yang digunakan didasarkan pada hari / fase infeksi leptospirosis. Leptospirosis biasanya beredar di darah pasien selama sekitar 10 hari setelah onset penyakit. Bakteri juga dapat ditemukan pada cairan tubuh lain, seperti urine dan cairan serebospinal beberapa hari setelah onset penyakit
