Artikel “Clinical Profile and Determinant Factors of Obstetric Complications Based on Data from Daya General Hospital, Makassar: A Retrospective Analysis” merupakan hasil penelitian retrospektif terhadap 1.104 kasus kehamilan, persalinan, dan nifas di RSUD Daya Makassar sepanjang tahun 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komplikasi obstetri paling dominan adalah perdarahan antepartum (48,80%), terutama pada ibu usia 20–35 tahun dan multipara. Komplikasi persalinan yang menonjol meliputi persalinan preterm, kehamilan post-term, dan ketuban pecah dini (PROM), sedangkan komplikasi nifas yang paling sering adalah perdarahan postpartum (52,94%) dan eklampsia. Selain itu, aspek jaminan kesehatan juga menjadi sorotan, di mana hanya 57,79% pasien menggunakan JKN, sisanya ditanggung Jamkesda atau membayar mandiri.
Artikel ini menekankan pentingnya deteksi dini, peningkatan kualitas layanan antenatal, serta akses jaminan kesehatan yang lebih luas untuk menekan risiko kematian ibu.
Karya ini merupakan kolaborasi tiga penulis sekaligus peneliti dengan latar belakang bidan yang berbeda tempat tugas:
- Praktisi di rumah sakit (RSUD Daya Makassar),
- Pengelola laboratorium di Poltekkes Kemenkes Makassar,
- Dosen di institusi pendidikan STIKES Pelamonia Makassar.
Kolaborasi lintas peran ini memperkaya perspektif klinis, akademis, dan manajerial dalam kajian kesehatan ibu. Artikel tersebut dipublikasikan dalam bentuk poster prosiding PIT IBI Tahun 2025, sebagai kontribusi ilmiah sekaligus advokasi kebijakan kesehatan ibu di tingkat nasional.
